BHUBANESWAR - Pejabat India melaporkan, 22 orang buruh tewas dan 31 orang jatuh sakit setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan yang mengandung campuran obat batuk.Miras itu diracik dengan bahan dasar berupa obat batuk, namun tanpa disadari miras itu menimbulkan racun yang merenggut nyawa dari 22 orang warga Negeri Bollywood itu. Pihak rumah sakit di Negara Bagian Orissa, mengatakan, para buruh yang menenggak miras itu jatuh sakit selama dua hari.
Para warga di India seringkali membeli miras yang dibuat dari campuran sirup dan obat yang mengandung bahan kimia metanol serta berbagai zat kimia lainnya. Pejabat India pun langsung mendesak agar digelarnya penyelidikan, terkait kasus miras maut itu. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Rabu (8/2/2012).
Hingga saat ini, dua perusahaan farmasi yang memproduksi obat batuk sudah ditutup, seiring adanya kabar mengenaskan ini.
Pada Desember lalu, 143 warga India dikabarkan tewas dalam insiden yang sama. Gubernur Bengal Barat Mamata Banerjee bahkan bersumpah akan menggelar razia peredaran miras berbahaya di India.
Zat kimia yang terkandung dalam miras tersebut langsung membakar perut para pengkonsumsi dan menewaskannya seketika.(AUL)
Berita Terkait : india
- Kekhawatiran India Terhadap Negara Arab
- India Sukses Uji Coba Misil Balistik
- Usai Nonton Film Porno, Anggota DPRD Itu Mundur
- Perang India & China Akan Untungkan AS
- Anggota DPRD Tertangkap Nonton Film Porno
- Rahul Gandhi: Saya Tak Berambisi Jadi PM India
- Militer India Nyatakan Kesiapan Perang
- AS: F-16 & F-18 Buat India Tak Terkalahkan!
- AS: India Perkuat Diri Hadapi China